Ciri-Ciri Terkena Hepatitis B Yang Perlu Kamu Ketahui

Ciri-Ciri Terkena Hepatitis – Hepatitis B merupakan penyakit peradangan yang disebabkan oleh virus hepatiti B. Penyakit ini termasuk jenis penyakit yang menular, siapa saja bisa terkena penyakit yang satu ini, baik wanita maupun usia. Baik masih anak-anak, dewasa dan lansia. Namun penyakit ini lebih sering ditemui pada orang dewasa, dan jarang ditemui pada anak-anak. 

Indonesia merupakan negara yang terinfeksi oleh oleh virus sebesar 3-20%, dan diduga sebagai besar terinfeksi melalui transmisi vertikal ( dari ibu ke bayi). Penyakit ini jenis penyakit yang banyak ditakutkan oleh masyarakat, karena penyakit hepatitis b sewaktu-waktu bisa berubah menjadi penyakit yang kronis dan membahayakan tubuh masyarakat. 

Ciri-Ciri Terkena Hepatitis B Yang Perlu Kamu Ketahui

Hepatitis tergolong penyakit yang mudah menular, Hepatitis b dapat ditularkan melalui cairan tubuh yang sudah terinfeksi seperti air ludah, cairan mani, dan darah. Tidak hanya itu, hepatitis b juga dapat menular melalui : 

  • Luka terbuka 
  • Jarum suntik 
  • Hubungan seksual 
  • Penggunaan alat secara bersamaan seperti sikat gigi, handuk, pisau cukur, alat makan, dll. 
  • Kontak erat
  • Serta ditularkan selama kehamilan atau proses kelahiran dari ibu yang sakit akibat terkena hepatitis b. 

Sebenarnya 95-99 % infeksi hepatitis b dapat hanya bersifat akut dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, 1-5 % dapat berkembang menjadi kronis. Anak yang terserang infeksi hepatitis b biasanya 70% tidak menunjukan gejala apapun. 

Baca Juga : Panduan gaya hidup sehat untuk penderita hepatitis

Apabila infeksi tersebut menimbulkan beberapa gejala atau
Ciri-Ciri Terkena Hepatitis B Yang Perlu Kamu Ketahui, maka gejala yang timbul berupa : 

  1. Demam. Biasanya demam akan muncul pada infeksi hepatitis B, biasanya demam tersebut bisa mencapai 30-39 derajat celsius. Terkadang demam juga bisa mencapai suhu 39,5 hingga 40 derajat celcius. Namun, demam tersebut sangat jarang terjadi. 
  2. Perubahan pada warna urine. Hati yang membengkak akibat peradangan yang terjadi pada hepatitis dapat membuat perubahan pada warna urine dan kotoran. Perubahan ini biasanya dapat terjadi dan terlihat satu hingga lima hari sebelum penderita hepatitis terlihat kuning. 
  3. Penyakit Kuning. Banyak orang yang menyebut bahwa hepatitis merupakan penyakit kuning. Padahal tidak semua penyakit kuning itu bisa dikatakan seseorang terkena hepatitis. 
  4. Pembengkakan kelenjar getah bening. Penderita hepatitis b dapat mengalami pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Kelenjar getah bening pada leher merupakan bagian sistem pertahanan da;lam tubuh. Apabila mengalami pembengkakan, maka akan membuat kondisi tubuh semakin parah. 
  5. Pembengkakan Limpa. Sekitar 10-20 % penderita hepatitis b mengalami pembengkakan pada organ limpa. Yang dimana organ limpa tersebut merupakan salah satu organ impa dalam sistem pertahanan tubuh. Apabila organ limpa tersebut bengkak, maka organ tersebut dapat teraba membesar kearah pusar. 

Terimakasih sudah menyimak, semoga bermanfaat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *